Bismillahirohmanir rohim...
MENIKAH ITU IBADAH,
BUKAN EUFORIA!
Catatan ini
dibuat saat sedang banyak nya ikhwan dan akhwat yang akan menikah, afwan
catatan ini bukan dimaksud untuk mengumbar keIRIan melihat mereka yang akan
meniti mahligai rumah tangga, menjalin cinta, memadu kasih membangun biduk
rumah tangga bersama orang yang meraka cintai, namun catatan ini hadir dikarena
kan fenomena euforia “MENIKAH”
dikalangan para aktivis dakwah yang lagi galau bukan kepalang memikirkan dan
menanti siapakah yang akan menjadi pendamping hidupnya nanti (termasuk penulis
juga mengalami kegalauan ini).
Biasanya pada saat libur akhir pekan seperti
ini para “aktivis dakwahh” disibukkan dengan agenda dakwah yang seabrek, mulai
dari kegiatan rutin mingguan (liqo’), kegiatan LDF dan LDK, serta organisasi
lain nya,yang membuat waktu 24 jam
selalu saja menjadi kurang... namun tidak untuk dibulan2 bagus seperti
sekarang, mulai dari pertengahan syawal lalu sampai bulan sekarang, ternyata
banyak ihkwa yang ber”fastabikhul khoirot” rupanya, menyempurnakan setengah
“DIEN”, menuju “sakinah_mawaddah_warohmah_waTarbiyah” keren juga ternyata para
ikhwah,
menikah muda untuk sekarang bukan suatu yang menganehkan, malah sangat diajurkan...
ah terlalu panjang untuk dibahas langsung saja... akhirnya dengan agenda
“Fastabikhul Khoirot” para ikhwa tersebut, SABTU – MINGGU dipenuhi dengan agenda “KONDANGAN” (tentunya
dengan tidak melupakan agenda dakwah lainnya juga dong), bagi anak kos
(termasuk penulis juga) merupakan ladang rezeki yang sayang ditinggalkan,
maklum ‘perbaikan gizi’ hehe... afwan bukan itu juga, tapi memenuhi undangan
adalah “HAK” saudara kita sesama muslim bukan???.
Mengakhiri kelajangan dengan menikah merupakan
impian setiap perawan dan perjaka yang telah lama menantikan kekasih halalnya,
apalagi setelah membaca buku tentang pernikahan dan menceritakan indahnya
tentang hidup bersama kekasih halal, menambah kegalauan yang semakin menjadi2,
belum lagi dikompori oleh para ikhwa yang baru jadi manten... maaak eee rasanya
pengen saat itu juga menjadi pengantin,, hahaha, emang semudah membalikkan
telapak tangan??? So pasti ada prosesi yang mesti dilakukan sebelum ijab qabul
itu dilafadzkan, ada cara dan etika yang mesti ditaati, mulai dari ta’aruf,
khitbah,dll (yang sebenarnya, penulis sendiri belum begitu tau proses apa saja
yang mesti dilewati,, hehe...).
Euphoria itu menjadi bumerang
yang sangat membahayakan bagi penderita nya jika tidak ada realisasi yang pasti,
terkadang para ikhwah melampiaskan nya dengan selalu bercerita tentang “ pernikahan” dalam setiap pertemuan atau
perkumpulan,ceritanya selalu tak lepas dari topik “pernikahan” disaat – saat
seperti ini menjadi trending topic, dikalangan para ikhwan ataupun akhwat, memposting
status galau menjadi hal yang biasa, mencendrungi seseorang dalam sebuah
organisasi sudah tak malu2 lagi, sehingga euphoria yag seharus nya menjadi ibadah
agar dapat ber”fastabikhul khoirot” malah menjadi bumerang untuk diri sendiri…
Astagfirullah… L.
Bahkan ada yang lebih
parahnya lagi, gara2 euforia malah bisa terjangkit virus yang sangat
membahayakan yaitu VMJ ( virus merah jambu), ini nih yang jadi musuhnya para
aktivis dakwah yang lagi dilanda kegalauan, emang mesti hati2 dengan yang satu
ini, kalo gk hati2 bisa bahaya lu…
#BERSAMBUNG… :)
#BERSAMBUNG… :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar